Tentang Radio Kandaga

                                                                                SEJARAH SINGKAT RADIO KANDAGA AM 810 Khz


    Radio Kandaga merupakan Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) milik Pemerintah Kabupaten Bandung.

Berdiri sejak Tahun 1967 dengan lokasi di Cilember Cimahi dengan nama Radio Cilember dan beroperasi pada gelombang  SW. 

Pada tahun 1980 Radio Cilember pindah ke Baleendah dengan nama Radio Suara Balenda dan beroperasi pada gelombang AM. 

Kemudian pada 2001 stasiun radio pindah ke Soreang dan berganti  namanya menjadi Radio Kandaga.

Pada tahun 2002 sampai pertengahan tahun 2005 Radio Kandaga menggunakan frekuensi FM : 96,35 Mhz, namun sejak diberlakukannya KepMenHub No. 15/ 2004 tentang pengkanalan Frekuensi yang mengatur jarak frekuensi antara radio dengan radio lain, maka Radio Kandaga tidak beroperasi di gelombang FM dan hanya beroperasi di gelombang AM

Pada tahun 2006, Radio Kandaga dengan Frekuensi AM beroperasi pada gelombang 810 Khz dengan kekuatan pemancar 1 Km.  Pada medio tahun 2013 Radio kandaga mulai melakukan siaran percobaan di gelombang  FM dan program radio Streaming.

Mulai tahun 2014 Radio Kandaga mengudara pada frekuensi FM 100.7 Mhz dan AM 810 Khz. 

Sehubungan Radio Kandaga belum memiliki ijin frekuensi FM, maka pada tahun 2016 sampai dengan sekarang hanya mengudara pada frekuensi AM 810 Khz dan di Tahun 2018 Radio Kandaga dapat di dengarkan kembali melalui streaming di Radiokandaga.bandungkab.go.id.

Hadir juga dalam bentuk aplikasi yang dapat di download di PlayStore/Google Play dengan kata kunci "Radio Kandaga".

Sasaran pendengar Radio Kandaga adalah masyarakat Kabupaten Bandung baik yang berdomisili di pelosok desa maupun di wilayah perkotaan.

Radio Kandaga beroperasi setiap hari mulai pada pukul 05.00 WIB s.d. 23.00 WIB

 Seluruh materi acara siaran Radio Kandaga dikemas dalam bentuk materi acara yang kiranya dapat mendukung Visi dan Misi Kabupaten Bandung antara lain :

Acara Siraman Rohani, Seni Tradisional, (Lagu-lagu Sunda, Life Kesenian Tradisional). 

Kontak Dinas dengan PD dan Stakeholders, pada saat program siaran, selalu diselingi dengan penyampaian Informasi-informasi yang dianggap penting bagi masyarakat. 

Liputan langsung di lapangan kegiatan eksekutif dan legislatif, peringatan hari besar nasional, serta kegiatan seremonial dan rohani yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bandung.